Lima Pegawai Lapas Geser Resmi Diwisuda, Dua Raih Lulusan Terbaik UT Ambon

  • Administrator
  • Sabtu, 23 Mei 2026 14:55
  • 9 Lihat
  • PENDIDIKAN

Ambon,CM – Semangat meningkatkan kompetensi dan pendidikan kembali ditunjukkan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku. Sebanyak lima pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Geser resmi diwisudakan dalam program sarjana tahun akademik 2025/2026 pada prosesi wisuda yang berlangsung khidmat di Aula Islamic Center Ambon, Sabtu (23/5).

Capaian tersebut semakin membanggakan setelah dua pegawai Lapas Geser berhasil meraih predikat lulusan terbaik di Universitas Terbuka Ambon. Alfianti Jessica dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik I, sementara Ali Safa’at meraih predikat Lulusan Terbaik II.

Kelima pegawai tersebut menyelesaikan studi pada Program Ilmu Hukum Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) melalui Universitas Terbuka. Pendidikan ditempuh melalui Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, di bawah koordinasi Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ-UT) Ambon.

Dalam sambutannya mewakili wisudawan, Alfianti Jessica menyampaikan rasa syukur sekaligus motivasi kepada seluruh lulusan agar terus berkembang menjadi insan yang kompeten, tangguh, adaptif terhadap teknologi, dan mampu memberi dampak positif bagi bangsa dan negara.

“Hari ini kita telah memenangkan salah satu mimpi besar dalam hidup. Jangan pernah takut bermimpi dan jangan menyerah menghadapi kegagalan, sebab kegagalan bukan akhir perjalanan melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan. Mari terus belajar dan terus mengabdi bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Banggalah menjadi lulusan Universitas Terbuka,” ujar Alfianti.

Sementara itu, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, yang mengikuti prosesi wisuda melalui kanal YouTube UT Ambon TV, turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian para pegawai tersebut, khususnya kepada Alfianti Jessica dan Ali Safa’at sebagai lulusan terbaik.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan jarak tidak menjadi penghalang bagi aparatur sipil negara untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kompetensi profesional.

“Ilmu Hukum yang telah diraih diharapkan dapat diterapkan dalam meningkatkan kualitas pembinaan serta pelayanan publik di Lapas Geser. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pegawai lainnya untuk terus belajar dan berprestasi,” pungkas Nober. ( CM/ML/**)

Komentar

0 Komentar